by

Indonesia Khawatir, China Pasang Rudal di Laut Selatan

Titiknews.com – Pemerintahan Indonesia telah mengkhawatirkan atas tersebarnya informasi berupa Chinta telah memasang rudal surface-to-air dan rudal jelajah anti-kapal di tidak titik lautan China Selatan. Indonesia Khawatir, China Pasang Rudal di Laut Selatan.

“Kita sangat perihatin jikalau benar berita itu terkonfirmasi. Dikhawatirkan berita tersebut akan mengganggu Confidence Building Measure yang telah dibagun oleh ASEAN,” Ujar Menteri Luar Negri (Menlu) Indonesia Retno Priansari Lestari Marsudi di kantornya.

Menteri Luar Negri Retno mendesak kepada semua pihak agar tidak terbawa emosi dan harus bisa menahan diri agar tidak melakukan tindakan yang diperkirakan akan dapat memperkeruh situasi di kawasan tersebut. Oleh karena itu kita mendesak semua pihak agar menahan diri, tidak melakukan provokasi dan juga menghormati hukum Internasiona, lanjut nya.

“ASEAN sendiri sudah 50 tahun mengupayakan keras perdamaian di Laut Chinta Selatan tersebut. Kita sendiri sudah memberi banyak kontribusi yang besar untuk stabilitas perairan itu.” Ujar Retno.

Pengerahan rudal yang dilakukan oleh pasukan Beijing tersebut di laporkan oleh CNBC yang telah mengutip beberapa narasumber yang langsung memiliki koneksi dengan intelijen Amerika Serikat (AS). Seorang pejabat Amerika Serikat berbicara namun dengan syarat anonim, ia mengatakan bahwa intelijen Amerika Serikat telah melihat ada beberepa tanda-tanda bahwa Beijing telah memindahkan sistem persenjataan ke Pulau Spratly kurang lebih satu atau dua bulan terakhir.

Berita Terbaru IndonesiaPabrik Plastik di Purworejo Ludes Dilahap si Jago Merah.
Baca Juga                                  :  Hasil Survei INES : Prabowo-Gerindra Menang Pemilu.

Pejabat itu juga mengatakan bahwa rudal-rudal China tersebut telah di pindahkan ke Fiery Cross Reef, Subi Reef dan Mischief Reef di Kepulauan Spratly dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Indonesia Khawatir, China Pasang Rudal di Laut Selatan.

Amerika Serikat sendiri sudah memperingati bahwa akan adanya konsenkuensi yang akan segera di hadapi oleh China atas aksi militerisasi mereka di Laut China Selatan.

“Kami juga telah menyadari adanya militerisasi China di Laut China Selatan dan Kami juga telah menyampaikan langsung kekhawatiran yang ada secara langsung kepada orang-orang China tentang hal ini dan konsenskuensi nya pun dalam jangka panjang ataupun konsenkuensi dalam jangka pendek,” Tutup juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders.

Sumber : sindonews.com

News Feed