by

Para Anggota Parlemen Iran Bakar Bendera AS

Titiknews.com – Telah beredar sebuah video yang memperlihatkan para anggota Parlemen Iran bakar bendera AS. Dilaporkan oleh jerusalem post Rabu (9/5), terdapat seorang anggota Parlemen Iran yang menunjukan sebuah kertas yang bergambar bendera Amerika Serikat (AS) Kepada ketua Parlemen, Ali Larijani.

Dengan dibantu oleh anggota lain, anggota tersebut terlihat mulai menyalakan api untuk membakar bendera AS sambil menyebutkan kata ‘Matilah Amerika’. “Berhati-hatilah jangan sampai membuat parlemen ini terbakar” Candaan Larijani sambil perhatikan aksi anggota-anggota nya.

Berita Terbaru Indonesia Korut Telah Bebaskan Tiga Warga AS Yang di Tahan.

Pembakaran bendera AS tersebut terjadi lantaran keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengeluarkan AS dari kesepakatan nuklir 2015.

Situs yudisial Iran Mizan melansir bahwa Larjani berkata Trump sangat tidak cocok untuk menjadi presiden. Dia tidak mempunyai mental untuk menghadapi segala isu.

Perjanjian nuklir yang di buat di Wina, Austria. Menurut Trump dalam pernjanjian tersebut tidak menghentikan Iran untuk memproduksi senjata nuklir. “Faktanya sangatlah menyeramkan, perjanjian yang dinilai sebagai pernjanjian sepihak tersebut seharusnya tidak pernah dibuat,” Kata Trump dalam konferensi pers.

Presiden Iran Hassan Rouhani langsung menanggapi hal tersebut. Ia berkata akan tetap bertahan dalam pernjanjian tersebut. “Jika tujuan kami telah tercapai dengan bantuan negara-negara lain, maka kami akan tetap bertahan”.

Rouhani menilai tindakan AS dengan mengumumkan keluarnya dalam perjanjian tersebut berarti AS telah melanggar dan meremehkan perjanjian Internasional. Dia juga berkata bahwa selama 40 tahun ini AS telah melakukan beberapa rangkaian tindakan yang agresif terhadap rakyat maupun wilayah di Iran.

Baca juga : Kabar Ahok Setelah Napi Kuasai 3 Blok Mako Brimob.

Rouhani juga memberikan contoh kudeta yang di buat AS pada tahun 1953 untuk menjatuhkan Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh denan memberikan bantuan kepada Irak untuk menyerang Iran. Para Anggota Parlemen Iran Bakar Bendera AS.

Ini adalah perang psikologi dan kami tidak akan pernah membiarkan Donald Trump menang. Disini lain juga saya ikut senang karena AS akhirnya meninggalkan perjanjian tersebut.” Tutup Rouhani.

Sumber : kompas.com

News Feed