by

Fadli Zon Minta Kantor Staf Kepresidenan Dibubarkan

Titiknews.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon Minta Kantor Staf Kepresidenan Dibubarkan, alasan nya adalah Kantor Staf Kepresidenan (KSP) tak diatur dalam undang-undang.

“Coba kita lihat dan hitung didalam UU Kementerian Negara, itu kalau tak salah, UU Kementerian kalau tak salah itu cuma ada 34 portofolio saja. Untuk KSP itu tidak ada. KSP itu seharusnya dibubarkan, tidak ada KSP itu didalam nomenklatur,” ujar Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta (16/05).

Berita Terbaru Indonesia Ricuh Debat Pilgub Jabar, KPU Sanksi Paslon Asyik

Dan saya dengan disana lebih banyak saya mendengar urusan-urusan nya kepentingan untuk menampung orang-orang yang menjadi relawan-relawan dan sebagainya. Jadi hal ini bisa kita kategorikan sebagai abuse of powe juga ya. “Menggunakan anggaran milik negara guna bisa dipakai dalam kepentingan pribadi bagi Presiden dan bukan bagi lembaga Kepresidenan,” sebutnya.

Fadli Zon juga mengkritik soal penanmbahan staf khusus untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), ia megatakan jumlah lembaga-lembaga kepresidenan itu sudah terlalu banyak.

“Lembaga kepresidenan itu sudah sangat banyak, mulai dari Setneg, Seskab dan ditambah Kepala Staf Kepresidenan, hal tersebut sebenarnya nomenklaturnya sangat berlebih,” sambungnya.

Fadli Zon Minta Kantor Staf Kepresidenan Dibubarkan

Ia juga menyebutkan bahwa kerja KSP itu mengurusi kepentingan di tahun-tahun politk.  Apalagi ditambah dengan ini, ini kan saya mengira urusan nya untuk tahun-tahun politik. Nanti nya itu kerja untuk negara atau kerja untuk calon Presiden. Jadi Bubarin saja KSP itu.

Sebelumnya Presiden Jokowi sudah menambahkan empat staf khusus didalam lingkarang Istana. Keempat nama ini pun berasal dari kalangan pofersi. “Betul ada penambahan empat stafsus sesuai keperluan melihat dari banyak nya persoalan saat ini. Untuk harapan nya agar stah khusus bisa membantu Presiden. Karena yang dipilih secara operasional akan membantu di lapangan,” kata Sekretaris Kabinet Pranomo Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat (15/05).

Untuk daftar keempat nama tersebut adalah :

  • Siti Dhzu Hayatin, staf khusus Presiden didalam bidang keagamaan International.
  • Abdul Ghofarruzin, staf khusus untuk Presiden di acara keagamaan. Tugas Abdul akan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjung-kunjungan nya ke pondok pesantren.
  • Ahmad Erani, staf khusu untuk Presiden di bidang ekonomi, khusus nya dalam membantu mengenai dana-dana desa.
  • Adita Irawati, staf khusus bagi Presiden di bidang komunikasi ke Kementerian dan lembaga.

Sumber : detik.com

News Feed