by

Prabowo Siap Dukung Pengesahan RUU Terorisme

Titiknews.com – Ketua Umum Parta Gerindra Prabowo siap dukung pengesahan RUU Terorisme, ia berserta Partai nya siap mendukung upaya percepatan proses pengesahan revisi  Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ( RUU Antiterorisme ).

Menurut Ketua Umum Gerindra tersebut, tidak ada lagi substansi dalam draf RUU Antiterorisme yang akan di persoalkan Partai Gerindra. Begitu pula dengan ketentuan mengenai definisi terorisme yang sebelum nya sempat menghambat proses pembahasan.

Baca Juga Fadli Zon Minta Kantor Staf Kepresidenan Dibubarkan

“Saya sendiri suda cek, tidak ada masalah dan kami sudah sepakat. Kami semua akan dukung RUU Antiterorisme. Kita tinggal tunggu dari pemerintah, kami telah siap mendukung,” kata Prabowo, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (16/05).

“Kemarinkan katanya ada masalah dalam definisi. Defisini itulah yang sedang dibahas oleh pemerintah, karena semua yang kami minta kemarin sudah ditampung dalam penjelasan,” sebut Prabowo.

Prabowo pun telah menegaskan bahwa untuk persoalan terorisme kita harus menghadapi secara bersama dari dan oleh seluruh komponen bangsa ini. Partai politik, pemerintah, hingga seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam memerangi bahaya nya terorisme ini.

Prabowo Siap Dukung Pengesahan RUU Terorisme

“Kita semua harus kompak dan berkerja sama untuk mengatasi permasalahan terorisme ini. Untuk mengatasi nya kita harus ada kerja sama dari seluruh pihak,” ujar Prabowo.

Disisi lain, Sekjen dari Partai Gerindra Ahmad Muzani juga menerangkan bahwa  partainya telah sepakat dengan rencana dari pemerintah dan DPR untuk mempercepat pengesahan bagi RUU Antiterorisme.

“Dari laporan yang sudah saya dengar, sampai dengan tingkat finishing. Pak Presiden minta bulan Juni ini harus selesai. Dan untuk Pimpinan MPR minta bulan Mei Akhir ini sudah selesai. Dan saya kira dari pihak kami Gerindra tidak ada masalah,” ujar Muzani.

Menurutnya saat ini sama sekali tidak ada masalah substansi yang akan menghambat proses dari pembahasan. DPR dan juga Pemerintah telah sepakat dalam isi seluruh pasal RUU tersebut.

Untuk proses pembahasan ini, Murzani berkata, hanya tinggal menyisakan persoalan dari definisi terorisme saja.

Sumber : kompas.com

News Feed