by

Ricuh Debat Pilgub Jabar, KPU Sanksi Paslon Asyik

Titiknews.com – Bawaslu telah memberikan rekomendasi untuk KPU agar menindak lanjuti sanksi atas pelanggaran administrasi yang telah dilakukan oleh pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) akibat buntut dari insiden “2019 Ganti Presiden” disaaat avara debat Cagub Jabar 2018 sedang berlangsung. Paslon nomor urut tiga tersebut bakal dilarang ikut debat Pilgub Jabar untuk putaran ketiga atau putaran terakhir. Ricuh Debat Pilgub Jabar, KPU Sanksi Paslon Asyik.

Bawaslu harap dalam kurun waktu dekat ini KPU Jabar harus menentukan sanksi atas planggaran tersebut. ” Setelah melakukan pertemuan ini kami akan langsung menyerahkan surat rekomendasi ini. KPU mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi terhadap paslon no urut tiga Pilgub Jabar tersebut. Kami harap dalam waktu dekat ini KPU sudah menentukan sanksinya,” kata Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto di Kantor Bawaslu Jabar, Kota Bandung, Rabu (16/05).

Baca Juga Tuduh Pro Teroris, Gerindra Polisikan 11 Akun Medsos

Paslon Sudrajat-Syaikhu telah dianggap melanggar peraturan dari KPU mengenai tata tertib disaat kampanya. Pada kesimpulan nya adalah unsur pelanggaran tersebut sduah diketahui setelah pihak Bawaslu meminta klarifikasi ke pihak KPU Jabar.

“Pada debat kemarin mereka paslon no urut tiga tersebut telah melanggar tata tertib dengan membawa atribut-atribut di luar peraturanan yang telah di tetapkan oleh KPU” sebut Harminus. Ricuh Debat Pilgub Jabar, KPU Sanksi Paslon Asyik.

Untuk hal tersebut KPU Jabar akan mempelajari kembali rekomendasi yang telah di sampaikan oleh Bawaslu, yang terkait dengan sanksi atau hukuman apa yang akan di berikan kepada pasangan Paslon no urut tiga tersebut (Asyik).

“Pada pelanggaran administrasi tersebut bisa berupa teguran secara lisan, tertulis dan bisa juga sampai Paslon Pilgub Jabar tersebut tidak di perbolehkan ikut dalam debat ketiga atau sesi debat terakhir. Kita akan lihat terlebih dahulu bobot dari pelanggaran administrasinya itu seperti apa, setelah kita sudah mempelajari dengan jelas pelanggaran tersebut, baru nanti kita akan memberikan tindakan lebih lanjut,” ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat di Kantor Bawaslu Jabar, Jl Turangga, Kota Bandung, Rabu (16/05).

Sumber : detik.com

News Feed