by

7 Bomber Surabaya Ditolak Dikubur di TPU Putat Gede

Titiknews.com  – Rencana nya Polisi akan menguburkan seluruh Jenazah terduga teroris Surabaya di pemakaman umum jika tidak segera di ambil keluarganya. Sebanyak tujuh lubang telah di siap kan di TPU Putat Gede di Kecamatan Sawahan, Surabaya. Namun 7 bomber Surabaya ditolak dikubur di TPU Putat Gede, ya warga sekitar menolak ke-7 bomber tersebut di makamkan di TPU Putat Gede.

Sebelumnya keberadaan 7 liang tersebut telah di konfirmasi oleh Camat Sawahan Muhamad Yunus. “Iya untuk ke-7 liang tersebut memang sudah disiapkan di TPU Putat Gede,” (17/05).

Tujuh liang tersebut sudah di siapkan dan sudah digali oleh pihak Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau kota Surabaya. Untuk lokasi pemakaman tersebut masih satu komplek dengan makam salah satu korban dari bom Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yaitu Daniel Putra Agung Kusuma.

Baca Juga Kenapa Surabaya Jadi Sasaran 5 Bom Dalam 25 Jam?

Namun untuk ke-7 liang yang sudah digali oleh petugas tersebut tidak lah bertahan lama, karena warga sekitar menolak dan langsung menutup kembali liang tersebut dengan peralatan seadanya.

“Sebelumnya kami telah berusaha berkomunikasi sama warga, namun warga tetap menolak dan warga langsung menutup kembali liang tersebut dengan alat seadanya,” ucap Yunus. 7 Bomber Surabaya Ditolak Dikubur di TPU Putat Gede.

Yunus pun sudah berupaya untuk membujuk warga agar ke-7 jenazah teror bom Surabaya tersebut boleh dimakamkan di TPU Putat Gede, namuan ia tetap tidak berhasil membujuk warga nya. Warga tetap menolak dan alasan warga adalah “Kami menolak jika mereka di makamkan disini. Keluarga mereka saja tidak mau mengambil, apa lagi kami. Mereka sudah melukai kami,” ucap Nanang, ketua RW 8 Putat Jaya.

Hal tersebut juga telah dikatakan oleh Ketua LKMK Putat Jaya haryono, yang telah mengatakan bahwa pihak nya dan warga telah sepakat tidak akan menerima jenazah dari semua pelaku pengeboman. “Mereka telah membuat warga kami terluka dan sampai ada yang meninggal. Jadi kami menolak mereka semua di makamkan di sini,” sebut nya.

Dengan menggunakan alat seadanya warga pun segera menutup kembali liang yang sudah di gali sejak pagi hari kemarin. Aksi para warga inipun tidak dapat dicegah oleh Camat, Danramil ataupun Kapolsek yang telah berusaha berkomunikasi sama warga sekitar.

Sumber : detik.com

News Feed