by

AHY Temui Sandiaga Untuk Bahas Pilpres 2019

Titiknews.com, Jakarta – Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jumat malam kemarin bertemu dengan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. AHY Temui Sandiaga Untuk Bahas Pilpres 2019.

Wasekjen Demokrat yang juga menjadi Deputi Media dan Humas Kogasma, Putu Rudana juga membenarkan ada nya pertemuan dari kedua toka muda tersebut untuk sama-sama menjajaki kerja sama di  Pilpres 2019.

Baca juga Komnas HAM Tolak Tim Super Elite TNI Turun

Ia juga menjelasakan, baik Demokrat ataupun Gerindra bisa saja berkoalisi bersama, mengingat AHY yang merupakan sosok pemimpin muda yang mempunyai elektabilitas penting untuk menjadi capres ataupun cawapres. “Tentu saja dalam pertemuan dengan Sandi ini akan menjadi peluang awal untuk berkerja sama,” ujar Putu, Jakarta, Sabtu (19/05).

AHY Temui Sandiaga Untuk Bahas Pilpres 2019. Menurutnya pihaknya sama sekali tak menampik untuk membuka peluang untuk AHY maju, terlebih lagi beliau sudah melakukan perjalanan safari politik ke seluruh kota di Indonesia.

“Inilah saat nya generasi muda kita bersama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara ini, walaupun AHY berusia muda, bukan berarti hal tersebut menjadi penghalang agar ia bisa menjadi pemimpin sebuah negara,” kata Putu.

Putu juga memberi contoh, dari beberapa negara yang mempunyai pemimpin muda, seperti Emmanuel Macron Presiden Perancis yang berusia 39 tahun, Juri Ratas yang menjadi Perdana Menteri Estonia di umur 38 tahun pada tahun 2016 lalu, Justin Trudeau PM Kanada serta Sebastian Kurz 31 Tahun PM Austria.

Baca Juga Demokrat : Jokowi Jangan Marah Jika Kami Kritik

Dengan hadir nya pemimpin muda, maka 2019 peluang Indonesia dipimpin oleh yang muda itu sangat bisa terjadi. “Dengan kecakapan, kerja keras, intergritas, kapasitas, intelektualitas serta bisa memahami kondisi negara dan juga kondisi dari geopolitik regional hingga internasional, mari kita mulai tahun bagi generasi muda id 2019 nanti,” tutup nya.

Usai pertemuan tersebut belum diketahui apakah Partai Demokrat akan merapat ke Gerindra atau tidak.

Sumber  : Liputan6.com

News Feed