by

Dipolisikan Faizal Assegaf, Ini Tanggapan Fahri Hamzah

Titiknews.com – Eks Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf telah melaporkan Fahri Hamzah serata para elite PKS ke polisi. Fazial melapokan sejumlah elite PKS karena ia menduga elite PKS telah mendukung radikalisme dan terorisme di Indonesia. Bahkan dia juga menyebut bahwa PKS telah terlibat dalam aksi bom di 3 gereja yang ada di Surabaya. Dipolisikan Faizal Assegaf, Ini Tanggapan Fahri Hamzah.

Faizal menuding Fahri Hamzah karena ia diduga sebagai orang yang kerap bersembunyi di balik agama. Menurutnya Fahri juga kerap melindungan aksi-aksi terorisme. ” Fahri Hamzah ini terkenal sebagai “Anj** berjubah agama yang memang berkerja untuk melindungi para petinggi-petinggi PKS, ia melindungi kejahatan teroris.” ujarnya.

Baca Juga Setnov Sebut 5 Politisi Golkar yang Terima Uang E-KTP

“Fahri Hamzah saya laporkan karena ini telah menyangkut pencemaran nama baik. Dia telah menyerang saya dengan berkata ada orang kuat di belakang saya, saya berafiliaso dengan jaringan intelejen Internasional, dan atas hal tersebut ia harus mempertanggung jawabkan itu semua di pengadilan,” lanjut nya.

Atas laporan tersebut Fahri Hamzah pun memberikan cuitan terhadap laporan yang telah dibuat oleh Faizal tersebut.

“Orang itu tidak layak untuk saya tanggapi, karena sebetulnya dia sudah terlalu banyak melapor dan juga dilapor. Namun sepertinya itu lah hidupnya,” kata Fahri.

Fahri juga mencontohkan bagaimana pada saat Pilpres 2014 lalu, dimana Faizal kerap dan sering menyereang dan melapor kan Joko Widodo. Namun anehnya setelah menjelang Pilpres 2019 ini, Faizal justur mendukung Joko Widodo untuk menyerang Prabowo Subianto.

“Ini adalah bisnis intelejen. Dia sudah hidup di ari keruh, jadi semakin keruh maka itu semakin bagus,” ujar Fahri.

Untuk tiga orang elite PKS yang dilaporkan oleh Faizal yakni Presiden PKS Sohibul Iman, Mantan Presiden PKS Anis Matta, dan juga Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Dipolisikan Faizal Assegaf, Ini Tanggapan Fahri Hamzah.

“Mereka menganggap saya sudah melakukan finah keji. Nah maka dari itu fitnah keji itulah yang saya kejar,” kata Faizal, di Polda Metro Jaya.

“Saya mempunyai bukti yang kuat soal itu (PKS telah mendukung tindakan radikalisme dan terorisme). Ini pembohongan publik,” tutupnya.

Sumber : kompas.com

News Feed