by

Setnov Sebut 5 Politisi Golkar yang Terima Uang E-KTP

Titiknews, Jakarta – Mantan Ketua DPR Setya Novanto dan juga keponakannya Irvanto Pambudi Cahyo, Senin (21/05) bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Kedua politisi dari Partai Golkar tersebut sama-sama bersaksi ats terdakwa mantan Direktur dari PT Quadra Solution , Anang Sugiana Sudihardjo. Setnov Sebut 5 Politisi Golkar yang Terima Uang E-KTP.

Sebelumnya Setya Novanto telah mengungkap sejumlah nama anggota DPR dan politisi yang diduga ikut serta dalam menerima uang dalam kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (eKTP).

Berita Terbaru Indonesia Demokrat : Publik Harap SBY dan Prabowo Bersatu

Keterengan Novanto tersebut semakin diperkuat dengan adanya pengakuan dari Irvanto yang mengaku sebagai orang yang mengantarkan (kurir) uang suap untuk anggota DPR.

Namun hal yang menarik disini adalah sejumlah nama anggota mantan DPR dan politisi yang sisebut kan tersebut sama Novanto dan keponakan nya tersebut sama-sama merupakan politis dari partai Golkar.

Setnov Sebut 5 Politisi Golkar yang Terima Uang E-KTP :

  1. Chairuman Harahap

    Menurut Irvan keponakan Novanto, salah satu orang yang pernah ia berikan uang adalah mantan dari Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap. Chairuman Harahap yang merupakan politis dari Partai Golkar tersebut di beri uang sebesar 1,5 juta dollar Amerika Serikat.Irvan menuturkan bahwa pemberian pertama ia berikan sebanyak 500.000 dollar AS yang ia serahkan di Pondok Indah Mall 2 dan uang telah di terima oleh anak dari Chairuman Harahap.Lalu untuk sisa nya sebesar 1 juta dollar AS ia serahkan disalah satu kafe di Hotel Mulia, Senayan. Chairuman sendiri sebelumnya sudah pernah di periksa oleh KPK, namun saat itu ia membantah telah menerima kucuran dan.
  2. Ade KomarudinSetya Novanto menyebut nama Ade Komarudin yang membuat persetujuan tentang anggaran dari proyek pengadaan e-KTP dalam APBN 2010-2011 yang di bahas dalam ruang Sekretaris Fraksi Partai Golkar Ade Komarudin.Novanto menjelaskan bahwa ia pernah melihat ada pertemuan di ruangan Ade Komarudin. Dalam pertemuan tersebut nampak beberapa orang yang hadir antara lain pimpinan Badan Anggaran DPR, seperti Olly Dondokambey, Mirwan Amin, Melchias Markus Mekeng dan Tamsil Linrung.Ada juga anggota dari Fraksi Partai Demokrat Muhammad Nazarudin dan juga pengusaha Andi Narogong.

    Atas permintaan Novanto, Irvan pernah memberikan 700.000 dollar AS kepada Ade Komarudin.

  3. Agun Gunandjar SudarsaKeponakan Novanto, Irvan juga mengaku telam memberikan sejumlah uang sebesar 1,5 juta dollar Singapura kepada mantan Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa.Irvan menjelaskan bahwa waktu itu ia pernah bertemu dengan  pengusaha Made Oka Masagung yang ditemui nya di sebuah Kafe di Melawai, Jakarta Selatan, saat itu Irvan mengaku ia diberikan sejumlah uang sebesar 500.000 dollar Singapura.Setelah itu atas permintaan Novanto, Irvan kembali menemui pengusaha Andi Narogong, pada pertemuan tersebut Irvan mengaku telah di berikan uang sebesar 1 juta dollar Singapura. Menurut Irvan uang yang ia terima dari Made dan Andi tersebut kemudian diserahkan ke Agun Gunandjar
  4. Markus Nari dan Melchias Markus MekengIrvonto juga memberikan informasikan bahwa ia telah menyerahkan uang sebesar 1 juta dolaar AS kepada pimpinan dari Badan Anggaran DPR Melchias Markus Mekeng dan juga anggota komisi II DPR Markus Nari. Untuk penyerahan uang tersebut langsung disaksikan juga oleh Setya Novanto.Untuk Mekeng sudah beberapa kali membantah kepada tuduhan yang telah di berikan oleh Novanto. Ia membantah telah menerima uang dari e-KTP, bahkan Mekeng sampai mengancam akan melaporkan Novanto yang telah memfitnahnya.Dan untuk Markus Nari saat ini ia sudah menjadi tersangka dalam kasus e-KTP. Markus Nari sudah diduga ikut berperan dalam memuluskan pembahasan dan juga penambahan dari proyek anggaran e-KTP. Setnov Sebut 5 Politisi Golkar yang Terima Uang E-KTP.

Sumber : Kompas.com

 

News Feed