by

JK : Daftar Mubalig Dibuat Agar Tak Asal Saat Ceramah

Titiknews.com, Jakarta – Wakil Presiden Jussuf Kalla (JK) mendukung kementerian Agama yang baru-baru ini telah mengeluarkan daftar 200 nama mubalig. Menurutnya, daftar 200 nama tersebut sangat berguna untuk mengatur para mubalig agar tidak sembarangan dalam memberikan ceramah. JK : Daftar Mubalig Dibuat Agar Tak Asal Saat Ceramah.

“Jika dibiarkan bisa sembarang apa saja, apalagi jika tidak mempunyai ilmu yang terlalu dalam, bisa memecah belah bangsa ini,” sebut JK dalam memberikan sambutan di acara buka puasa di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (25/05).

Baca Juga Pihak Istana Vs Takjil #2019GantiPresiden

“Tentunya kita tidak menginginkan itu, maka dari itu kita setuju dengan ide ini,” sebut nya.

JK juga menjelaskan bahwa ia telah menyampaikan hal terebut pada Menteri Agama Lumkan Hakim Syaifuddin agar menambah daftar-daftar nama mubalig tersebut. Jumlah itupun diketahui saat ini telah bertambah menjadi 565 mubalih usai ada pembahasan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

JK yakin dengan adanya daftar nama mubalig tersebut bisa membuat para pemberi ceramah atau mubalig bisa lebih bertanggung jawab dengan apa yang akan mereka sampaikan nanti. JK : Daftar Mubalig Dibuat Agar Tak Asal Saat Ceramah

“Bukan berarti mimbar masjid bisa bebas sebebas-bebasnya. Nantinya MUI dan pemerintah akan mengeluarkan kode etik apa saja yang harus dilakukan, jangan coba-coba memecah belah bangsa, dan jangan seenaknya menghakimi seseorang. Yang kita perlukan adalah tanggung jawab, sama dengan wartawa, dokter yang ada kode etikanya,” ujar JK.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan bahwa untuk daftar 200 nama mubalig tersebut bukan untuk milih-milih mana mubalig yang boleh/bagus dalam berceramah dan juga mana yang tidak bagus dalam berceramah.

Lukman juga menjelaskan bahwa untuk daftar nama mubalig tersebut bisa berubah kapan saja, sesuai dengan masukan dari para tokoh-tokoh ulama dan juga ormas Islam. ia juga berharao agar masyarakat bisa memanfaatkan ilmu-ilmu dari para mubalig tersebut.

“Ini daftar 200 nama mubali ini sangat dinamis dan akan senantiasa berubah atau bertambah,” tutup Lukman.

Sumber : cnnindonesia

News Feed